Diskon besar di banyak kategori produk, Win & Win First!
0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Berapa harus membayar ibu?

Ini adalah mengenai nilai kasih Ibu dari seorang anak yang mendapatkan
Ibunya sedang sIbuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia
menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. Si Ibu segera
membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si
anak dan membacanya.

Ongkos upah membantu Ibu:
1) membantu pergi ke warung: rp20.000
2) menjaga adik rp20.000
3) membuang sampah rp5.000
4) membereskan tempat tidur rp10.000
5) menyiram bunga rp15.000
6) menyapu halaman rp15.000
jumlah : rp85.000

Selesai membaca, si Ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya
berbinar-binar. Si Ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang
kertas yang sama.

Berapa harus membayar ibu?
1) ongkos mengandungmu selama 9bulan – gratis
2) ongkos berjaga malam karena menjagamu – gratis
3) ongkos air mata yang menetes karenamu – gratis
4) ongkos khawatir kerana selalu memikirkan keadaanmu – gratis
5) ongkos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu – gratis
jumlah keseluruhan nilai kasihku – gratis

Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah Ibu,
memeluknya dan berkata, “saya sayang Ibu”. Kemudian si anak mengambil
pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya: “telah dibayar” ..

Seorang Ibu melahirkan dan membesarkan anaknya dengan penuh kasih
sayang tanpa mengharapkan pamrih apapun juga. Seorang Ibu bisa dan
mampu memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada
perkataan siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun
tidak mungkin dan ini 366 hari dlm setahun. Seorang Ibu mendoakan
dan mengingat anaknya tiap hari bahkan tiap menit dan ini sepanjang
masa.

Bukan hanya setahun sekali saja pada hari-hari tertentu. Kenapa kita
baru bisa dan mau memberikan bunga maupun hadiah kepada Ibu kita
hanya pada waktu hari Ibu saja “Mother’s Day” sedangkan di hari-hari
lainnya tidak pernah mengingatnya, boro-boro memberikan hadiah,
untuk menelpon saja kita tidak punya waktu.

Kita akan bisa lebih membahagiakan Ibu kita apabila kita mau
memberikan sedikit waktu kita untuknya, waktu nilainya ada jauh
lebih besar daripada bunga maupun hadiah. Renungkanlah: Kapan kita
terakhir kali menelpon Ibu? Kapan kita terakhir mengundang Ibu?
Kapan terakhir kali kita mengajak Ibu jalan-jalan? Dan kapan
terakhir kali kita memberikan kecupan manis dengan ucapan terima
kasih kepada Ibu kita? Dan kapankah kita terakhir kali berdoa untuk
Ibu kita?

Berikanlah kasih sayang selama Ibu kita masih hidup, percuma kita
memberikan bunga maupun tangisan apabila Ibu telah berangkat, karena
Ibu tidak akan bisa melihatnya lagi.